STIKES KUSUMA HUSADA
BEM

Download Twibbon5 PPS 2017


BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa)

 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIKes Kusuma Husada Berdiri pada tahun 2011/2012 BEM STIKes Kusuma Husada adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif yang melaksanakan program-programnya, umumnya BEM memiliki beberapa departemen.

 

A. Manfaat BEM STIKes Kusuma Husada

BEM menjadi wadah dari seluruh mahasiswa STIKes Kusuma Husada untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki agar menjadi mahasiswa yang memiliki kekayaan di bidang ilmu pengetahuan , kesenian dan lain sebagainya.

BEM sebagai jembatan penghubung antara mahasiswa dan lembaga lain yang ada dimasyarakat kampus

BEM sebagai sarana mahasiswa untuk menyalurkan sumbang saran dan aspirasinya kepada pihak lembaga untuk mewujudkan kesejahteraan di lingkungan kampus.

Adapun organisasi mahasiswa intra kampus selain BEM, adalah (IKM) Ikatan Keluarga Mahasiswa PRODI DIII Keperawatan,DIII Kebidanan, S1 Keperawatan, (UKM)Unit Kegiatan Mahasiswa, (PMK) Persatuan Mahasiswa Kristiani, dan (KSR) Korp Suka Rela.Organisasi Tersebut berjalan dibawah naungan (BEM) Badan Eksekutif Mahasiswa STIKes Kusuma Husada.

 

B.  Hubungan BEM dengan STIKes Kusuma Husada Surakarta

  1. BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta bertanggung jawab kepada Pembantu Direktur III bidang kemahasiswaan.
  2. Hubungan BEM dengan STIKes Kusuma Husada Surakarta” bersifat koordinatif.
  3. Pembantu Direktur  III mewakili BEM dalam Akademi.

 

Visi

Mewujudkan BEM STIKes Kusuma Husada yang profesional, bersosial, dan mampu bersinergis dengan lapisan masyarakat internal dan eksternal kampus.

 

Misi

  1. Menjadikan BEM STIKes Kusuma Husada yang disiplin dan bersinergis dalam menjalankan program kerja
  2. Mengembangkan jejaring kerja sama dengan lapisan masyarkat kampus dalam mendukung kegiatan BEM STIKes Kusuma Husada.
  3. Menjadikan BEM STIKes Kusuma Husada yang dapat mengayomi, menjembatani kegiatan mahasiswa.
  4. Mengembangkan kegiatan yang berbasis bakti sosial masyarakat.

 

Pengertian BEM dan AD/ART

  1. BEM merupakan suatu organisasi kemahasiswaan  di tingkat STIKes yang diselenggarakan, oleh, dan untuk mahasiswa, guna melaksanakan kegiatan ekstra kulikuler di bidang pemberdayaan mahasiswa, informasi dan komunikasi, kerohanian, bakat dan minat, sosial kemasyarakatan.
  2. AD/ART BEM  singkatan dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga merupakan suatu pedoman dasar penyelenggaraan yang dipakai sebagai acuan untuk merencanakan, mengembangkan program dan menyelenggarakan kegiatan non-struktural sesuai dengan tujuan BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta

 

Jati Diri

BEM STIKes Perawatan Kusuma Husada Surakarta adalah lembaga kemahasiswaan yang bergerak di bidang pemberdayaan mahasiswa, informasi dan komunikasi, kerohanian, bakat dan minat, sosial kemasyarakatan serta pengabdian kepada masyarakat

 

Asas

  1. BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta berasas Pancasila, UUD 1945 dan GBHN.
  2. Landasan dasar operasional BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta adalah AD/ART BEM, Statuta STIKes Kusuma Husada Surakarta dan peraturan lain yang terkait serta kebijakan dari lembaga.

Tujuan

  1. Tujuan Pokok BEM STIKes keperawatan Kusuma Husada Surakarta :
  1. Menumbuhkan sikap dan tekad kemandirian Mahasiswa khususnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan ilmiah, aplikatif dan rasionalis.
  2. Meningkatkan  keyakinaan  Mahasiswa
  1. Penyelenggaraan untuk mencapai tujuan sebagaimana dimaksud ayat 1 yang berpedoman pada:
  1. Tujuan BEM STIKes keperawatan Kusuma Husada Surakarta
  2. Kaidah, moral dan etika keorganisasian
  3. Minat, kepentingan, kemampuan dan prakarsa mahasiswa

 

Fungsi BEM

BEM berfungsi sebagai:

  1. Sarana untuk mengembangkan bakat minat dan kemampuan mahasiswa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, kesenian
  2. Sarana mahasiswa untuk menyalurkan sumbang saran dan aspirasinya kepada pihak lembaga demi mewujudkan kesejahteraan dilingkungan kampus

 

Wujud Lambang BEM

  1. Lambang Bentuk Bunga teratai berdaun delapan, melambangkan kesucian “ Jalan Mulia Berunsur Delapan “, mengantarkan mahasiswa membawa keharuman almamater, tanah air dan bangsa.
  2. Lingkaran melambangkan kekuatan yang bulat dalam persatuan BEM dengan STIKes Kusuma Husada Surakarta
  3. Padi dan Kapas melambangkan BEM dengan STIKes Kusuma Husada Surakarta mempunyai semangat yang ulet, yang kelak mampu membawa agama, bangsa dan Negara maju berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  4. Secara Kebulatan Lambang yang BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta bercita–cita membangun diri, kampus, masyarakat, agama, bangsa dan Negara berdasarkan “ Jalan Mulia Berunsur Delapan “ yang memiliki sifat luhur yang bersatu padu, mengantarkan pada kesejahteraan masyarakat.

 

Mars BEM

  1. Mars BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta merupakan Mars STIKes Kusuma Husada Surakarta
  2. BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta dapat menciptakan Mars sendiri bila dibutuhkan.

Bendera BEM

Bendera BEM STIKes Kusuma Husada Surakarta

  

Kedudukan BEM

BEM berkedudukan di Sekolah tinggi dan merupakan kelengkapan non struktural pada STIKes Kusuma Husada Surakarta

 

Tugas dan wewenang

  1. BEM mempunyai tugas pokok yaitu mewakili mahasiswa sekolah Tinggi di bidang ekstrakurikuler dan memberi pendapat, dan saran kepada lembaga, terutama yang berkaitan dengan fungsi dan pencapaian tujuan.
  2. Menyusun dan mengajukan program kerja berdasarkan Garis Besar Haluan Program lembaga kemahasiswaan di sekolah tinggi dan program permulaan Tahun Program kepada Pembantu Direktur III untuk dikoordinasikan.
  3. Melaksanakan program yang telah direncanakan bersama dan disetuji Pembantu Direktur III.
  4. Memberi laporan periodik atas kegiatan  BEM minimal ½ (setengah) ditambah satu dari jumlah anggota.
  5. Apabila undangan pertama tidak dipenuhi kuorum maka  sidang atas undangan dianggap sah untuk mengambil keputusan.
  6. Apabila ada kepentingan yang dianggap perlu, maka diadakan sidang Istimewa.
  7. Menggiatkan kegiatan mahasiswa sebagai basis kegiatan mahasiswa.
  8. Mewakili mahasiswa dalam kegiatan kedalam dan keluar.
  9. Kegiatan keluar dan atau berhubungan dengan luar sekolah Tinggi dilakukan dengan sepengetahuan lembaga, dan seijin Pembantu Direktur III.
  10. Memberi laporan pertanggung jawaban pelaksanaan program pada akhir masa jabatan kepada Pembantu Direktur III dan lembaga.

 

Pembentukan BEM

  1. Pemilihan ketua BEM dilakukan oleh seluruh mahasiswa dan disahkan lembaga.
  2. Ketua BEM terpilih dibantu oleh komisi pemilihan membentuk komisi-komisi yang terdiri dari:
  1. Komisi A ( Bidang Pemberdayaan Mahasiswa)
  2. Komisi B ( Bidang Sistem Informasi Dan Komunikasi )
  3. Komisi C ( Bidang Kerohanian)
  4. Komisi D ( Bidang Bakat dan Minat)
  5. Komisi E ( Bidang Sosial Kemasyarakatan)
  1. Pengurus BEM sesuai dengan Profesinya masing- masing.
  2. BEM memiliki teknisi dan dokumentasi yang berfungsi untuk membantu kelancaran program BEM.

Unsur Pimpinan BEM

  1. Ketua adalah penanggung jawab utama BEM yang mengarah pada pendidikan, disamping memberikan arahan serta kebijakan umum, menetapkan peraturan, norma dan tolok ukur penyelenggaraan program kerja.
  2. Tugas Ketua:
  1. Memimpin menyelenggarakan kegiatan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  2. Membina dan melaksanakan kerjasama dengan instansi lembaga dan masyarakat
  1. Ketua dapat mengadakan hubungan kerjasama dengan Perguruan Tinggi atau lembaga lain dalam rangka pengembangan dan kemajuan BEM dan STIKes Kusuma Husada Surakarta dengan seijin Pembantu Direktur III.
  1. Ketua memberikan LPJ selama masa jabatan kepada Pembantu Direktur III
  2. Ketua selalu menaati dan menjaga wibawa ketentuan dari lembaga dan AD/ART serta peraturan perundangan lain yang terbuka

 

Kepengurusan BEM

  1. BEM dipimpin oleh 1 ketua, 1 wakil, 2 sekretaris, 2 bendahara, dan 1 tim teknisi, serta komisi lainnya.
  2. Pemimpin BEM bersama-sama komisi disebut pengurus BEM
  3. Komisi dibentuk menurut kebutuhan
  4. Pengurus BEM diangkat dan bertanggung jawab kepada ketua
  5. Masa kerja BEM 1 tahun, ketua tidak dapat dipilih kembali
  6. Pengurus masih dapat dipilih kembali di kepengurusan BEM yang akan datang dengan ketentuan batas pengambilan maksimal 40% dari BEM terdahulu.

 

Syarat-syarat pengurus BEM

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,
  2. Berwawasan Organisasi, Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Memiliki moral dan integritas yang tinggi
  4. Memiliki rasa tanggung jawab terhadap organisasi
  5. 50% pengurus BEM memiliki sertifikat LDK

Pengisian kekosongan Kepengurusan BEM

  1. Dalam hal kekosongan jabatan ketua BEM, pemimpin BEM segera melapor kepada lembaga dan Pembantu Direktur III untuk diisi kembali.
  2. Apabila kepengurusan BEM kosong, maka Ketua BEM berhak untuk menunjuk secara langsung.

 

Persidangan BEM

Frekuensi dan tata cara pelaksanaan persidangan BEM
  1. Sidang pimpinan BEM sekurang-kurangnya 1x dalam dua minggu
  2. Sidang pengurus BEM diadakan sekurang-kurangnya 1x dalam 1 bulan.
  3. Dalam berlangsungnya sidang dianggap sah bila dihadiri ½ ditambah satu dari jumlah anggota.
  4. Bila undangan pertama tidak memenuhi kuorum maka sidang atas undangan kedua dianggap sah untuk mengambil keputusan.
  5. Bila ada kepentingan yang dianggap perlu, maka diadakan Sidang Istimewa

 

Cara Pengambilan keputusan BEM

  1. Keputusan persidangan BEM dianggap sah bila telah memenuhi suara 2/3 dari jumlah yang hadir dalam sidang
  2. Bila dalam sidang, pengambilan keputusan tidak dicapai suatu mufakat dan voting, maka pengambilan suatu keputusan diambil melalui persetujuan Pembantu Direktur III.

 

Penyelenggaraan Kegiatan

Penyelenggaraan kegiatan BEM dilaksanakan atas dasar program kerja yang disusun oleh pengurus BEM bersama Pembantu Direktur III.

 

Tata Kerja

Dalam melaksanakan tugas, setiap pengurus BEM wajib menerapkan prinsip koordinasi, integritas, dan sinkronisasi, baik dilingkungan kampus maupun lingkungan di luar kampus.

  1. Setiap anggota wajib  menaati AD/ART serta peraturan-peraturan yang ditetapkan  oleh STIKes Kusuma Husada Surakarta
  2. Setiap anggota wajib ikut aktif dalam kegiatan kemahasiswaan
  3. Setiap anggota wajib menjaga ketertiban, keserasian, dan keamanan lingkungan.
  4. Setiap anggota wajib ikut aktif dalam membangun dan menjaga nama baik STIKes Kusuma Husada Surakarta
  5. Setiap anggota wajib membina persatuan dan persaudaraan di lingkungan mahasiswa.
  6. Setiap anggota wajib membayar iuran seperti yang telah ditentukan.

 

Syarat-syarat keanggotaan

  1. Mempunyai integritas, kepribadian, dan budi pekerti sesuai Pancasila dan UUD 1945.
  2. Telah lulus dalam mengikuti Orientasi Studi atau kegiatan sejenis di STIKes Kusuma Husada Surakarta
  3. Harus memenuhi syarat kemahasiswaan yang berlaku di STIKes Kusuma Husada Surakarta
  4. Sanggup mengikuti program kegiatan yang telah ditentukan oleh BEM.

Hak dan Kewajiban Anggota

  1. Hak Anggota
  1. Setiap anggota berhak dalam mengikuti kegiatan mahasiswa serta memanfaatkan fasilitas oleh lembaga kemahasiswaan.
  2. Setiap anggota berhak dipilih dan memilih.
  3. Setiap anggota berhak mengeluarkan pendapat melalui lembaga    kemahasiswaan yang ada.
  4. Setiap anggota berhak membela diri melalui BEM
  5. Setiap anggota berhak membayar iuran seperti yang telah ditentukan.
  1. Kewajiban Anggota
  1. Setiap anggota wajib menaati AD/ART serta peraturan –peraturan yang telah ditetapkan oleh STIKes Kusuma Husada Surakarta
  2. Setiap anggota wajib ikut aktif dalam kegiatan kemahasiswaan.
  3. Setiap anggota wajib menjaga ketertiban, keserasian, dan keamanan lingkungan.
  4. Setiap anggota wajib ikut aktif dalam membangun dan menjaga nama baik STIKes Keperawatan Kusuma Husada Surakarta.
  5. Setiap anggota wajib membina persatuan dan persaudaraan di lingkungan mahasiswa.
  6. Setiap anggota wajib membayar iuran seperti yang telah ditentukan.

 

Hilangnya keanggotaan

Keanggotaaan  BEM dianggap hilang apabila:

  1. Meninggal dunia
  2. Berhenti menjadi mahasiswa
  3. Dipecat sebagai mahasiswa

Keuangan

Sumber keuangan/ perbendaharaan BEM  diperoleh dari:

  1. Iuran wajib keluarga mahasiswa yang ditentukan setiap tahun STIKes
  2. Bantuan yang diperoleh dari lembaga, atau yayasan
  3. Usaha-usaha yang tidak bertentangan dengan  dasar dan tujuan STIKes Kusuma Husada Surakarta serta tidak melanggar peraturan yang ada.

 

Syarat Perubahan

  1. Perubahan AD/ART hanya dapat dilaksanakan dalam sidang BEM yang dihadiri oleh lembaga, Pembantu Direktur III serta anggota BEM dari perwakilan Mahasiswa.
  2. Kuorum untuk sidang tersebut sekurang kurangnya 2/3 dari jumlah anggota.
  3. Keputusan sah apabila disetujui oleh sekurang kurangnya 2/3 dari jumlah hadir.
  4. Apabila sudah menyimpang jauh dengan tujuan yang akan dicapai oleh BEM atau sudah tidak sesuai dengan situasi dan kondisi.

 

Aturan tambahan

Segala sesuatu yang belum ditetapkan, lebih lanjut akan diatur dalam rapat BEM atas persetujuan lembaga.

INFO PENERIMAAN MAHASISWA BARU
LINKS
- klik tanggal untuk mengetahui agenda pada tanggal tersebut
Index Agenda


GALERI FOTO
JOIN US

Facebook

Twitter
BUKU TAMU
DOWNLOAD
KONTAK KAMI | LOKASI KAMI | LINK